Materi Level 10
Level 10
Membangun Karakter Anak Melalui Dongeng
Selasa kemarin kami memasuki materi baru di kelas bunsay. Yeeaay....
sudah level 10 ternyata, semangat yaa man teman....! tinggal beberapa level lagi perkuliahan bunsay akan segera berakhir, hiks hiks sedih... :'(
Baiklah materi level ini masih berhubungan dengan kreativitas (khususnya kreativitas para bunda). Yaap di materi ini kita ditantang kreativ dalam berdogeng bagi ana-anak kita.
Materi level ini berupa kumpulan gambar...
Naah gambar pertama..
Gambar selanjutnya...
Kami harus mendongeng melalui ilustrasi gambar diatas, fasil menantang 3 peserta untuk membuat dogeng berantai. Dan ini dia dongeng nya...
Paragraf pertama oleh mba kartini:
"sejuk sekali", kuhirup udara pagi yang segar."kunikmati tiap udara yang masuk ke dalam paru-paru ini. Suara burung yang indah membuat hatiku tenang dibuatnya. "hari ini aku akan berburu!", aku mulai bersiap dengan peralatan berburuku. "sreeet..sreeet", pintu rumah aku buka tampak rusa di halaman rumah. "wah kira-kira aku dapat buruan apa hari ini!", aku bergerak cepat ingin segera berburu. aku arungi danau menggunakan perahu untuk menyebrang ke hutan.
Paragraf kedua oleh mba leila:
Begitulah kehidupanku setiap harinya. Berburu menjadi mata pencaharian tetapku, selain juga menjadi cara untuk memenuhi kebutuhan panganku sendiri. Tiba-tiba, dukkk, dayungku membentur sesuatu. Ini memang bukan jalur yang biasa kulalui. Mendadak kusadari sekelilingku sepi. Tak ada kicauan burung yang biasa kudengar, atau bebunyian hewan dari hutan. Di tengah kesunyian, sebuah suara mendadak mengejutkanku. Semak-semak terdekat tampak bergoyang. Dari baliknya, menyeruak seekor beruang besar. Wah, beruang bukan hewan yang menjadi sasaran buruanku. Tapi, bulunya sepertinya cukup berharga untuk dijual. Hanya saja aku ragu, mampukah peluruku melumpuhkannya?
Paragraf terakhir saya yang nulis (maafkeun klo ga nyambung :-P )
Aah beruang madu...????
Huufft.... π
untunglah ternyata itu hanya sekedar khayalku...
Yang kukira sosok beruang ternyata hanyalah banyangan dari semak belukar yang menyeramkan di hutan...
Kemudian aku kembali ke rumah ku yang mungil nan asri di tepi sungai...
"Sudah cukup...
Aku lelah memburu...!" Ku baringkan tubuhku yang ringkih karena telah seharian memburu dengan tanpa hasil, kulihat disekitar padang rumput nan indah bak permadani hijau yang menyejukkan..
Yaa melihat pemandangan seperti ini membuat rasa lelahku (karena telah gagal memburu) hilang seketika...
Kemudian Kulihat kupu-kupu berwarni warni sedang berlari berebut mengisap madu dari tangkai sari bunga nan wangi...
Dan pandangan ku teralihkan oleh dua angsa yang indah, yaa mereka sedang mencari makan di danau..
Waktu semakin sore dan perutku pun bernyanyi tanda lapar...
Baiklah karena ku gagal berburu lebih baik ku memancing ikan di danau.
Yaa ikan, selain rasanya yang lezat dan sangat bergizi cocok untuk ku dan untuk mu.
Segera kumasuk ke rumah untuk mengambil pancingan dan umpannya..
Hap.. hap...
Lalu aku ambil posisi yang pas dimana para ikan bersembunyi...
Dan tak beberapa lama kumudian, ember ku pun penuh dengan ikan yang bergizi..
Yaam yaam..
Aku tak sabar ingin memasaknya... π
Lanjuut....
Dari ketiga gambar diatas
Dan gambar utk penutup cerita dari teman2. Silakan, untuk di imajinasi kan dan disajikan dlm bentuk dongeng.. jangan lupa beri judul yaa







Komentar
Posting Komentar