Ketika anak minta jajan

Challenge Writober
Tema 2: "Jajan"


Mom... pernahkah mom ketika sedang berjalan-jalan dengan kiddos melewati satu toko mainan ataupun yang menjual makanan dan tiba-tiba si anak nyangkut terdiam terpatung di depan toko tersebut?
Klo mamak pernah kayak gitu๐Ÿ˜✌ 
apalagi waktu itu masih fakir ilmu parenting (sekarang juga masih fakir sih ☹ #nyadar diri ๐Ÿคฃ). Waktu jaman jahiliyah yang ada mamak langsung melarang bocah dan menariknya jauh-jauh dari depan toko tersebut, ada penolakan dari bocah? Itu pasti, ada tantrum? Itu pasti, bocah nangis? Jangan ditanya. Masyaa allah... bener-bener deh mamak tega banget waktu jaman tersebut like a mommy monster ๐Ÿ˜ฅ๐Ÿ˜ฃ
Dengan keegoisan mamak apapun yang dikomunikasikan bocah pokoknya mereka yang harus paham apa yang mamak mau (astagfirullah bener-bener egois kebangetan nih si mamak ๐Ÿคค๐Ÿ˜“)

Setelah mamak belajar (sedikit ilmu) parenting dengan tema "komunikasi pada anak" disitu mamak merasa tergampar dari baper sampe lapeer ๐Ÿ˜…. Ternyata apa yang selama ini mamak lakukan itu "salah besar, guuysss" ๐Ÿ˜ญ
Seharusnya yang kita lakukan jika menemukan event seperti ini, mengubah komunikasi kita menjadi komunikasi yang lebih produktif dengan langkah-langkah seperti di bawah ini: 
๐ŸŒผ fokus pada apa yang anak inginkan/bicarakan => mendengar aktif
๐ŸŒผ pahami perasaan anak => memahami yang dirasakan lawan bicara. Boleh ditanya alasannya kenapa anak sangat ingin sekali jajan
๐ŸŒผ Akui keinginannya tersebut dengan merefleksikan (tidak untuk menuruti permintaannya)
๐ŸŒผ Tuntaskan dengan pengulangan 
๐ŸŒผ Sampaikan pesan kita dengan cara dan waktu yang tepat
#point yang terpenting dari tahapan ini ada dua: "bagaimana cara kita menghadapi dan bagaimana cara kita menyampaikan pesan"

Sebelum mamak membuat rules mengenai "kapan anak boleh jajan atau tidak?"
Sebaiknya hal pertama yang dilakukan adalah melakukan negosiasi dengan anak sebelum membuat rules tersebut. Dengan negosiasi anak tidak merasa dirugikan (win win solution) dengan negosiasi kita sebagai mamak menghargai keinginan, perasaan dan hak anak.
Jika rules dilanggar meski ada konsekuensi nya tapi bukan menghukum, karena konsekuensi ini didapat dari hasil atau kesepakatan negosiasi antara mamak dan anak-anak.

Ohyaa....
Lupa hal yang terpenting jika kita hendak mengajak anak ke luar rumah, entah itu ke emol, sarana umum, ke rumah nenek, saudara, atau taman. Pastikan anak di sounding terlebih dahulu, sounding disini dimaksud kita menceritakan prediksi peristiwa yang akan terjadi, apa yang boleh dilakukan dan tidak oleh anak, dll. sesuai dengan hal atau aturan yang m telah mamak sepakati dengan anak-anak.

semangat mencoba yaa maak... ๐Ÿ˜€๐Ÿ˜€๐Ÿ˜—



#writober
#tema2
#RBMIpjakarta 
##Ibuprofesionaljakarta





Komentar

Postingan populer dari blog ini

T30 (Hari ke-23)

Lupa