Jurnal 8 Scale up Impact
Sedih bercampur haru ternyata ini adalah materi terakhir di kelas bunda salihah batch 1 ini. Dari materi hingga materi ke8 ini penuh dengan warna. Semua materi yang Ibu Septi paparkan sangat bermanfaat dan berarti dalam pengembangan diri ini. Alhamdulillah Allah mempertemukan saya dalam tim yang sangat kompak dan agile sekali. Saya merasa memilii keluarga baru dalam tim ini, yaa tim Temani Indonesia namanya. Berawal dari permasalahan kami yang sama mengenai mengelola emosi, dan akhirnya kami bergerak, bergandengan tangan, melangkah bersama menjadi bagian dari Ibu Pembaharu.
Pada materi ke 8 ini Scale up impact kita diminta ntuk menentukan indikator kelulusan personal. Kriteria kelulusan secara personal ini ditentukan sendiri oleh masing-masing mahasiswa, sesuai dengan kesanggupan dan kesungguhannya selama belajar di kamus ibu pembaharu ini. Setiap mahasiswa di Kampus Ibu Pembaharu berhak untuk membuat indikator kelulusannya masing-masing sesuai dengan kemampuan dan target dalam mengikuti perkuliahan di Kampus Ibu Pembaharu. Indikator lulus versi personal ini akan menjadi bahan diskusi di saat penentuan lulus atau tidaknya mahasiswa dalam tahap akhir pembelajaran ini. Indikator lulus versi personal ini dibebaskan bentuknya mau seperti apa, yang penting adalah terukur.
Dan berikut indikator sukses personal saya :
Saya bahagia jika dinyatakan lulus sebagai ibu pembaharu apabila saya dengan penuh kesadaran dan komitmen menyelesaikan 1 masalah dalam hidup saya sebagai tantangan tanpa menyalahkan ataupun berpihak oleh siapapun. Selanjutnya saya akan konsisten melakukan 1 perubahan positif pada diri saya
Di Kampus Ibu Pembaharu ini saya menerima dengan penuh kesadaran bahwa saya punya masalah tentang manajemen emosi, luka pengasuhan yang belum tuntas. Saya menyadarinya bahwa itu bukanlah akhir dar segalanya melainkan awal perubahan dalam hidup saya
#scaleupimpact
#ibupembaharu
#bundasalihah
#darirumahuntukdunia
#hexagoncity
#institutibuprofesional
#semestaberkaryauntukindonesia
#ibuprofesionaluntukindonesia
Komentar
Posting Komentar