Jurnal Minggu 2 (kelas kupu-kupu)
Jurnal Pekan ke 2
Kelas kupu-kupu
Mentorship Program tahap 2
Dalam pekan ke-2 ini di kelas kupu2 tantangan program mentorship adalah membuat kita saling kenal antara mentor dengan mentee, ibarat first dating kayak waktu jaman kuliah dulu π π€£. Selanjutnya setelah kita saling bertemu via virtual alias dengan menggunakan berbagai aplikasi yang mendukung dan memadai. Apa saja yang kita bicarakan selama bertemu via virtual??? Ternyata macam2 dari mulai perkenalan, menanyakan tujuan, assesment diri hingga curhat golongan ππ. Tepat sehari setelah penutupan jurnal pekan pertama, mamak mendapat pinangan dari tetangga sebelah alias teman sekelas buncek tapi beda regional, beliau mengajak mamak untuk peer mentoring karena belum mendapatkan mentee dan juga karena merasa kita sefrekuensi mengenai parenting dan akhirnya pinangan tersebut mamak terima dengan senang hati π
Sesuai dengan mind map mamak, maka mamak mencari seorang pementor yang mempuni dalam bidang healthy life style dan Mamak juga sudah berbicara dengan mba april via google duo walaupun baru voice call.
Pada mba april mamak menceritakan assesment diri mamak mengenai tingkat keahlian diri mamak dalam hal yang berhubungan dengan healthy life style terutama mengenai pola makan. Setelah menceritakan assesment diri kepada pementor, mba april simpulkan bahwa sebenarnya mamak sudah mengenal dan mengetahui pola hidup sehat cuman mamak masih butuh support system karena kelemahan mamak terletak pada kurang konsisten serta kurang komitmen nya mamak dalam melakukannya. Semoga dengan adanya support system dalam program mentoring ini mamak dapat mencapai goal sesuai dengan tujuan yang telah ditentukan.
Selanjutnya posisi mamak sebagai pementor, sebenarnya mamak merasa tingkat keahlian mamak belum expert apalagi excelent di bidang komunikasi ini tapi mamak akan mencoba untuk berbagi mengenai ilmu yang telah mamak dapatkan dan aplikasikan dalam kehidupan mamak terutama dalam berkomunikasi pada anak. Mamak sudah melakukan video call hingga voice call karena terkendala sinyal dengan mentee mamak, yaitu mba luluk dari IP Salatiga.
Mba luluk menceritakan assesment dirinya kepada saya, menurut saya beliau sudah berada di level median dalam hal komunikasi tapi ada beberapa hal yang ingin diulik bersama mengenai komunikasi terutama pada peserta didik atau pada berbagai usia dalam hal mengemukakan maksud dan tujuan.
Selanjutnya mamak juga sudah bertemu dan berbincang-bincang dengan mba netty teman peer mentoring mamak dari IIP Depok. Beliau juga concern di dunia parenting sama seperti mamak, dalam pembicaraan ini mamak menggunakan video call melalui messenger.
Kelas kupu-kupu
Mentorship Program tahap 2
Dalam pekan ke-2 ini di kelas kupu2 tantangan program mentorship adalah membuat kita saling kenal antara mentor dengan mentee, ibarat first dating kayak waktu jaman kuliah dulu π π€£. Selanjutnya setelah kita saling bertemu via virtual alias dengan menggunakan berbagai aplikasi yang mendukung dan memadai. Apa saja yang kita bicarakan selama bertemu via virtual??? Ternyata macam2 dari mulai perkenalan, menanyakan tujuan, assesment diri hingga curhat golongan ππ. Tepat sehari setelah penutupan jurnal pekan pertama, mamak mendapat pinangan dari tetangga sebelah alias teman sekelas buncek tapi beda regional, beliau mengajak mamak untuk peer mentoring karena belum mendapatkan mentee dan juga karena merasa kita sefrekuensi mengenai parenting dan akhirnya pinangan tersebut mamak terima dengan senang hati π
Sesuai dengan mind map mamak, maka mamak mencari seorang pementor yang mempuni dalam bidang healthy life style dan Mamak juga sudah berbicara dengan mba april via google duo walaupun baru voice call.
History voice call mamak via google duo dengan mba april
Pada mba april mamak menceritakan assesment diri mamak mengenai tingkat keahlian diri mamak dalam hal yang berhubungan dengan healthy life style terutama mengenai pola makan. Setelah menceritakan assesment diri kepada pementor, mba april simpulkan bahwa sebenarnya mamak sudah mengenal dan mengetahui pola hidup sehat cuman mamak masih butuh support system karena kelemahan mamak terletak pada kurang konsisten serta kurang komitmen nya mamak dalam melakukannya. Semoga dengan adanya support system dalam program mentoring ini mamak dapat mencapai goal sesuai dengan tujuan yang telah ditentukan.
Selanjutnya posisi mamak sebagai pementor, sebenarnya mamak merasa tingkat keahlian mamak belum expert apalagi excelent di bidang komunikasi ini tapi mamak akan mencoba untuk berbagi mengenai ilmu yang telah mamak dapatkan dan aplikasikan dalam kehidupan mamak terutama dalam berkomunikasi pada anak. Mamak sudah melakukan video call hingga voice call karena terkendala sinyal dengan mentee mamak, yaitu mba luluk dari IP Salatiga.
Meskipun terkendala sinyal dan berulang kali mengganti aplikasi akhirnya berhasil juga kita meet up
Mba luluk menceritakan assesment dirinya kepada saya, menurut saya beliau sudah berada di level median dalam hal komunikasi tapi ada beberapa hal yang ingin diulik bersama mengenai komunikasi terutama pada peserta didik atau pada berbagai usia dalam hal mengemukakan maksud dan tujuan.
Selanjutnya mamak juga sudah bertemu dan berbincang-bincang dengan mba netty teman peer mentoring mamak dari IIP Depok. Beliau juga concern di dunia parenting sama seperti mamak, dalam pembicaraan ini mamak menggunakan video call melalui messenger.
Curcol dengan pasangan peer mentoring π
Alhamdulillah di program mentorship ini, selain menambah ilmu, mengasah kemampuan juga menambah relasi dari orang yang baru mamak kenal. Dan mamak bahagia banget nambah lagi koneksi mamak, semoga kita semua bertumbuh dengan sempurna dalam kebersamaan.




Komentar
Posting Komentar