T10.1 Membangun karakter lewat dongeng
Tantangan 10 Hari Level 10
Membangun Karakter Lewat Dongeng
Hari -1
Hujaan...☔☔☔
Sudah seharian ini hujan turun di wilayah jakarta dan sekitarnya. Yaa walaupun intensitas hujan yang rendah tapi frekuensi datangnya tidak dapat diprediksikan, kadang dalam satu hari itu sebentar hujan sebentar cerah (hujan dan matahari mungkin lagi galau π π). Karena hujan inilah yang membuat saya terinspirasi dalam mendongengkan kisah hujan kepada duo A. Maksud dan tujuan saya mengisahkan "hujan" ini agar duo A tau bahwa hujan adalah nikmat dan rahmat dari Allah yang patut kita syukuri karena hujan banyak memberi manfaat.
Persiapan pertama saya dalam mendongeng perdana pada level 10 di hari pertama ini yaitu menyediakan media dan sedikit imajinasi yang ada dipikiran saya. Baiklah media yang saya gunakan dalam upaya menghidupkan dongeng saya adalah ;
Tadaa...
Hand Puppet and Finger Puppet π
Sengaja saya pilih karakter kodok karena biasanya kodok identik dengan hujan.
Sedikit cuplikan dogeng yang saya buat hari ini, dengan dua tokoh (ibu kodok dan anaknya) dan durasi waktu yang disesuaikan dengan usia mereka dan seperti ini kisahnya
πΈ (anak kodok)
πΈπΈ (ibu kodok)
Pada suatu pagi, koksi si anak kodok ingin bermain di taman dengan temannya tapi tiba-tiba rintik hujan pun turun (sambil saya ajak duo A menyanyi lagu tik, tik, bunyi hujan...)
πΈ "yaaa... hujan turun lagi.. "
πΈπΈ kenapa koksi...??? Kau murung sekali
πΈ karena hujan, aku tidak bisa bermain dengan temanku di taman buu..
πΈ kapan hujan akan berhenti bu..?? (Keluhnya)
πΈπΈ koksi kenapa kamu berbicara seperti itu??? Sepertinya kamu menyalahkan hujan. Padahal hujan itu adalah nikmat dan rezeki dari Allah. Allah yang menciptakan hujan.
πΈ Tapi... bu aku kan jadi tidak bisa bermain π’
πΈπΈ jika hujan turun, sebaiknya kamu berdoa bukan mengeluh karena saat hujan turun itu adalah waktu mustajaab nya doa* yang artinya doa atau permohonan kita semakin mudah dikabulka oleh Allah.
πΈ iya ibu...
πΈπΈ mari kita baca bersama-sama doa ketika turun hujan
"Allahumma shoyyiban nafi'an" **
#Tantangan10Hari
#Level10
#KuliahBunSayIIP
#GrabYourImagination
Membangun Karakter Lewat Dongeng
Hari -1
Hujaan...☔☔☔
Sudah seharian ini hujan turun di wilayah jakarta dan sekitarnya. Yaa walaupun intensitas hujan yang rendah tapi frekuensi datangnya tidak dapat diprediksikan, kadang dalam satu hari itu sebentar hujan sebentar cerah (hujan dan matahari mungkin lagi galau π π). Karena hujan inilah yang membuat saya terinspirasi dalam mendongengkan kisah hujan kepada duo A. Maksud dan tujuan saya mengisahkan "hujan" ini agar duo A tau bahwa hujan adalah nikmat dan rahmat dari Allah yang patut kita syukuri karena hujan banyak memberi manfaat.
Persiapan pertama saya dalam mendongeng perdana pada level 10 di hari pertama ini yaitu menyediakan media dan sedikit imajinasi yang ada dipikiran saya. Baiklah media yang saya gunakan dalam upaya menghidupkan dongeng saya adalah ;
Tadaa...
Hand Puppet and Finger Puppet π
Sengaja saya pilih karakter kodok karena biasanya kodok identik dengan hujan.
Sedikit cuplikan dogeng yang saya buat hari ini, dengan dua tokoh (ibu kodok dan anaknya) dan durasi waktu yang disesuaikan dengan usia mereka dan seperti ini kisahnya
πΈ (anak kodok)
πΈπΈ (ibu kodok)
Pada suatu pagi, koksi si anak kodok ingin bermain di taman dengan temannya tapi tiba-tiba rintik hujan pun turun (sambil saya ajak duo A menyanyi lagu tik, tik, bunyi hujan...)
πΈ "yaaa... hujan turun lagi.. "
πΈπΈ kenapa koksi...??? Kau murung sekali
πΈ karena hujan, aku tidak bisa bermain dengan temanku di taman buu..
πΈ kapan hujan akan berhenti bu..?? (Keluhnya)
πΈπΈ koksi kenapa kamu berbicara seperti itu??? Sepertinya kamu menyalahkan hujan. Padahal hujan itu adalah nikmat dan rezeki dari Allah. Allah yang menciptakan hujan.
πΈ Tapi... bu aku kan jadi tidak bisa bermain π’
πΈπΈ jika hujan turun, sebaiknya kamu berdoa bukan mengeluh karena saat hujan turun itu adalah waktu mustajaab nya doa* yang artinya doa atau permohonan kita semakin mudah dikabulka oleh Allah.
πΈ iya ibu...
πΈπΈ mari kita baca bersama-sama doa ketika turun hujan
"Allahumma shoyyiban nafi'an" **
Dan setelah membaca doa tersebut ibu kodok menjelaskan kepada koksi apa saja manfaat dari hujan tersebut dan sejak saat itu koksi berjanji jika hujan turun kembali ia tidak akan murung lagi melainkan ia akan banyak berdoa dam memohon kepada Allah.
Keterangan:
* Hadits dari Sahl bin Sa'ad. Berbunyi yang artinya "Dua doa yang tidak akan ditolak, yaitu doa ketika adzan dan doa ketika turun hujan ( HR. Al Hakim dan Al Baihaqi)
** berdasarkan hadist (HR. Bukhari nom 1032, Ahmad no. 24190, dan An Nasai no. 1523)
#Tantangan10Hari
#Level10
#KuliahBunSayIIP
#GrabYourImagination


Komentar
Posting Komentar