T10 Level 8 #2 Mengenal uang sebagai alat transaksi
Tantangan 10 Hari Level 8
Cerdas Finansial
Hari-2
Mengenal uang sebagai alat transaksi
"Ummi.... abang mau beli mainan" begitu yang dikatakan abduh ketika pulang sekolah saat melihat pedagang mainan keliling mangkal di depan gerbang. "Kan abang sudah punya mainan seperti itu.." jawabku. Dan dengan berbagai alasan abang abduh berkilah agar saya membelikan mainana yg dia inginkan. "Oke bang ini uang nya ummi kasih (sembari mengambil selembar uang 2000 rupiah) tapi abang beli yang harga segini yaa ga boleh lebih klo harganya mahal (lebih dari nominal uang yang saya beri) yaa abang ga usah jajan lagi.. ujarku. "Iya ummi, baiklah.." segera abduh menghampiri tukang mainan tersebut. Terlihat dia sedang bingung memilih mainan dengan harga sesuai dengan uang yang dia bawa. Sempat dia memegang mainan yang dia inginkan dan menanyakan berapa harga mainan tersebut ke penjual. Akhirnya dia menunjuk mainan mobilan dengan harga 5000 rupiah. Lalu saya menghampirinya dan bilang "itu kurang bang uangnya kan abang hanya memegang uang 2000, coba abang tanya ke bapak penjualnya mana saja mainan yang harganya 2000 rupiah...?" Dan tak lama kemudian abduh kembali ke tukang tersebut, dia tampak bingung maklumlah namanya juga anak balita 4 tahun.^_^
Kemudian saya bantu dia untuk menyelesaikan transaksi jual beli tersebut. "Nah.. ini bang mainan yang ada di depan gerobak yang harganya 2000an, coba abang pilih mau yang mana?" Tak berselang lama abamg abduh langsung memilih mainan peluit yang dia ambil. "Yuuk bang kasih uangnya ke si bapak pedagang" ajak ku. Lalu abang abduh langsung memberi uang tersebut ke bapak pedagang. Alhamdulillah abang abduh nurut (ga minta yang macam-macam) dan mengerti kalau jajan atau apapun itu harus kita rencanakan ga boleh boros membeli yang kita butuhkan bukan sekedar yang kita inginkan.
#KuliahBunSayIIP
#Tantangan10hari
#Level8
#RejekiItuPastiKemuliaanHarusDicari
#CerdasFinansial
Cerdas Finansial
Hari-2
Mengenal uang sebagai alat transaksi
"Ummi.... abang mau beli mainan" begitu yang dikatakan abduh ketika pulang sekolah saat melihat pedagang mainan keliling mangkal di depan gerbang. "Kan abang sudah punya mainan seperti itu.." jawabku. Dan dengan berbagai alasan abang abduh berkilah agar saya membelikan mainana yg dia inginkan. "Oke bang ini uang nya ummi kasih (sembari mengambil selembar uang 2000 rupiah) tapi abang beli yang harga segini yaa ga boleh lebih klo harganya mahal (lebih dari nominal uang yang saya beri) yaa abang ga usah jajan lagi.. ujarku. "Iya ummi, baiklah.." segera abduh menghampiri tukang mainan tersebut. Terlihat dia sedang bingung memilih mainan dengan harga sesuai dengan uang yang dia bawa. Sempat dia memegang mainan yang dia inginkan dan menanyakan berapa harga mainan tersebut ke penjual. Akhirnya dia menunjuk mainan mobilan dengan harga 5000 rupiah. Lalu saya menghampirinya dan bilang "itu kurang bang uangnya kan abang hanya memegang uang 2000, coba abang tanya ke bapak penjualnya mana saja mainan yang harganya 2000 rupiah...?" Dan tak lama kemudian abduh kembali ke tukang tersebut, dia tampak bingung maklumlah namanya juga anak balita 4 tahun.^_^
Kemudian saya bantu dia untuk menyelesaikan transaksi jual beli tersebut. "Nah.. ini bang mainan yang ada di depan gerobak yang harganya 2000an, coba abang pilih mau yang mana?" Tak berselang lama abamg abduh langsung memilih mainan peluit yang dia ambil. "Yuuk bang kasih uangnya ke si bapak pedagang" ajak ku. Lalu abang abduh langsung memberi uang tersebut ke bapak pedagang. Alhamdulillah abang abduh nurut (ga minta yang macam-macam) dan mengerti kalau jajan atau apapun itu harus kita rencanakan ga boleh boros membeli yang kita butuhkan bukan sekedar yang kita inginkan.
#KuliahBunSayIIP
#Tantangan10hari
#Level8
#RejekiItuPastiKemuliaanHarusDicari
#CerdasFinansial
Komentar
Posting Komentar